Inararempah.com – Minum Air Dingin Vs Air Panas mana yang sering Anda lakukan? Jaman sekarang, nongkrong bareng teman sambil menikmati minuman dan cemilan ringan sudah menjadi kebiasaan generasi millennial. Sudah jadi rahasia umum bahwa caffe tempat nongkrong selalu menyediakan minuman dan cemilan yang menarik mata. Beragam minuman dingin pun tersedia dalam berbagai rasa.
Dari sekian banyak teman Anda yang suka nongkrong dan memesan minuman dingin, mungkin Anda selalu menjadi satu-satunya yang memesan minuman panas atau hangat.
Jika ditanya, Anda pasti punya alasan bahwa minuman panas baik untuk tubuh, terutama sistem pencernaan dan lambung. Tapi benarkah anggapan Anda bahwa air panas lebih mudah dicerna daripada air dingin?
Yuk mari kita simak ulasan yang tim inara kumpulkan berikut ini.
Air Panas Bagus Untuk Pencernaan

Anggapan bahwa air panas adalah baik untuk proses pencernaan dan lambung memang benar adanya. Dikutip dari Halaman Medical News Today melaporkan bahwa minum air panas dapat memecah makanan yang masuk ke lambung lebih cepat daripada minum air dingin atau hangat.
Selain itu, minum air panas juga dapat mengurangi risiko sembelit dengan melancarkan buang air besar secara teratur setiap hari.
Tak hanya itu, minum air hangat juga membawa manfaat lain bagi tubuh seperti dibawah ini :
- Bisa meredakan gejala flu dan pilek
- Meningkatkan sirkulasi dalam tubuh
- Meredakan sakit dan nyeri pada radang sendi
- Meredakan perut kembung
- Bisa membantu meredakan stress
- Bahkan bisa membantu menurunkan berat badan.
Apakah Air Dingin Buruk Untuk Pencernaan?

Faktanya, belum banyak penelitian yang bisa membuktikan bahwa air dingin tidak baik untuk pencernaan dan lambung. Jadi tidak ada cukup bukti ilmiah untuk mengklaim bahwa air es tidak baik untuk kesehatan Anda. Tetapi bagi Anda penderita migraine sangat di sarankan untuk tidak mengkonsumsi air dingin (es) karena dapat memperburuk gejala yang dialami.
Studi para ahli kesehatan menunjukkan bahwa mengonsumsi air es dengan sangat cepat dapat menyebabkan sakit kepala dan meningkatkan intensitas gejala migrain. Selain itu, konsumsi air es juga menyebabkan ketidaknyamanan karena agregasi cairan hidung atau lendir di saluran hidung, yang mempengaruhi obstruksi pernapasan.
Konsumsi air es juga sangat erat kaitannya dengan sakit tenggorokan. Dikenal sebagai akalasia, kondisi ini mengganggu kemampuan tubuh untuk menelan makanan yang melewati tenggorokan. Hal ini disebabkan oleh konsumsi air es dan bahkan dapat menyebabkan rasa sakit yang sangat tidak menyenangkan.
Waktu Terbaik Minum Air Dingin
Beberapa orang mungkin sedikit khawatir tentang minum air dingin karena dapat menyebabkan gejala seperti flu dan pilek bahkan batuk. Tetapi jika tubuh Anda sehat dan Anda tidak memiliki riwayat sakit kepala migrain dan penyakit kronis lain yang berhubungan dengan pencernaan, maka Anda tetap diperbolehkan meminum air dingin.
Dikutip dari halaman Healthline, air dingin (es) memiliki manfaat yang sama dengan air suhu ruangan biasa. Salah satu waktu terbaik untuk minum air dingin adalah saat Anda selesai berolahraga. Air dingin menurunkan suhu tubuh dan membantu dengan cepat mengisi kembali cairan yang hilang selama Anda berolahraga.
Itulah ulasan singkat mengenai Minum Air Dingin vs Air Panas bagi kesehatan tubuh. Semoga bermanfaat dan salam sehat.





Leave a Reply