Penyakit Diabetes Perlu Diwaspadai

Penyakit Diabetes Perlu Diwaspadai

Penyakit Diabetes Perlu Diwaspadai

Kesadaran Penting: Penyakit Diabetes Perlu Diwaspadai

Penyakit diabetes merupakan kondisi kesehatan yang semakin merajalela di seluruh dunia dan memerlukan perhatian serius. Meskipun mungkin terdengar familiar, kesadaran tentang dampak dan tanda-tanda diabetes sangat penting untuk mencegah dan mengelola kondisi ini dengan baik. Mengetahui fakta-fakta mendasar dan memahami risiko yang terkait dengan diabetes dapat menjadi langkah awal yang signifikan dalam upaya menjaga kesehatan pribadi.

Diabetes, yang dapat terjadi ketika tubuh tidak dapat memproduksi atau menggunakan insulin dengan efektif, memiliki dua jenis utama: tipe 1 dan tipe 2. Tipe 1 melibatkan kekurangan insulin, sementara tipe 2 melibatkan resistensi insulin. Kedua jenis diabetes dapat mengakibatkan peningkatan kadar gula darah, yang jika tidak dikelola dengan baik, dapat menyebabkan berbagai komplikasi serius, seperti penyakit jantung, gagal ginjal, dan gangguan saraf.

Penting untuk memahami tanda-tanda diabetes, yang meliputi sering merasa haus dan lapar, penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan, sering buang air kecil, dan lelah yang berlebihan. Faktor risiko seperti riwayat keluarga, kelebihan berat badan, dan gaya hidup tidak sehat juga dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengembangkan diabetes.

Tentang Diabetes Mellitus

Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit kelainan metabolisme yang disebabkan kurangnya produksi insulin, zat yang dihasilkan oleh kelenjar pankreas. Bisa pula karena adanya gangguan pada fungsi insulin, meskipun jumlahnya normal.

Kurangnya produksi atau tidak normalnya fungsi insulin disebabkan kerusakan pada sebagian atau seluruh sel-sel kelenjar pankreas (sel beta). Keadaan ini menjadi penyebab  gula (dalam bentuk glukosa) yang dikonsumsi tidak bisa diproses secara sempurna. Akibatnya, kadar gula dalam darah meningkat.

 

 

Jumlah Penderita Diabetes di Dunia

Penderita diabetes disebut diabetesi. Menurut data WHO, Indonesia menempati urut- an keempat jumlah penderita diabetes terbesar di dunia. Pada tahun 2000, sekitar 5,6 juta penduduk Indonesia mengalami diabetes. Pada tahun 2003, jumlah penderita diabetes di daerah perkotaan mencapai 8,2 juta orang, sementara di perdesaan sebanyak 5,5 juta orang.

Diperkirakan bahwa 1 dari 8 orang di Jakarta mengidap diabetes. Tingginya angka penderita diabetes di daerah perkotaan dapat disebabkan oleh gaya hidup. Orang-orang dengan riwayat keluarga yang mengidap diabetes memiliki risiko tinggi terkena kondisi ini.

 

Faktor lain adalah memasuki usia di atas 40 tahun, kegemukan, tekanan darah tinggi, dan pola makan yang salah.

Sayangnya, sebagian besar diabetesi tidak menyadari dirinya mengidap penyakit ini. Terbatasnya informasi mengenai penyakit diabetes dan gejala- gejala yang tidak terlalu “kelihatan” membuat banyak orang baru menyadari dirinya terserang diabetes saat kondisinya sudah cukup parah.

 

 

 

Tipe-Tipe Diabetes Mellitus

Terdapat dua jenis tipe Diabetes Mellitus, yaitu Diabetes tipe I dan Tipe II. Silahkan simak ulasan singkat dibawah ini mengenai tipe-tipe Diabetes.

 

1. Diabetes Mellitus Tipe I

Biasa terjadi pada anak-anak. Penyebabnya adalah kegagalan sel pankreas memproduksi insulin. Salah satunya karena faktor genetik (keturunan). Penderitanya sangat tergantung pada suplai insulin (insulin dependen). Biasanya insulin diberikan melalui suntikan.

 

2. Diabetes Mellitus Tipe II

Biasa terjadi pada orang dewasa. Penyebabnya, faktor genetik yang didorong gaya hidup sehari- hari. Perlu diketahui, faktor keturunan hanya berperan sekitar 5% pada diabetes tipe ini. Gaya hidup yang tidak sehat merupakan pemicu
utama.

 

Penderita diabetes tipe II tidak tergantung pada suplai insulin (non-insulin dependen). Kerusakan pankreas pada diabetes tipe ini hanya terjadi di sebagian kecil sel. Kadar gula dapat dikontrol dengan menjaga pola makan, pola pikir, dan berolahraga secara teratur.

 

 

 

Ciri Orang Mengidap Diabetes

Seseorang dikatakan menderita diabetes jika kadar glukosa dalam darahnya di atas 120 mg/ dl (dalam kondisi berpuasa) dan di atas 200 mg/ dl (dua jam setelah makan). Tanda utama lain

seseorang menderita diabetes adalah air seninya mengandung gula cukup tinggi. Hal inilah yang menyebabkan penyakit ini disebut juga kencing manis/penyakit gula.

Ciri-ciri orang yang mengidap diabetes dapat dikelompokkan menjadi dua jenis diabetes yang umum, yaitu diabetes tipe 1 dan tipe 2.

 

 

Berikut adalah beberapa ciri-ciri umum orang yang mengidap Diabetes, antara lain:

 

Ciri-ciri diabetes tipe 1

1. Gejala mendadak

Orang dengan diabetes tipe 1 seringkali mengalami gejala yang mendadak, seperti kehausan yang berlebihan, sering buang air kecil, dan kelelahan yang tidak wajar.

 

2. Penurunan berat badan

Sebagian orang dengan diabetes tipe 1 mengalami penurunan berat badan yang tidak diinginkan tanpa sebab yang jelas, karena tubuh tidak dapat menggunakan glukosa dengan baik sehingga memaksa tubuh mencari sumber energi lainnya.

 

3. Nafsu makan meningkat

Meskipun mengalami penurunan berat badan, sebagian orang juga mengalami peningkatan nafsu makan akibat tubuh mencoba mengompensasi kekurangan energi yang tidak terserap dengan baik.

 

4. Nafas berbau seperti buah-buahan

Pada kondisi ketoasidosis diabetikum, tubuh akan menghasilkan zat keton yang dapat menyebabkan nafas berbau seperti buah-buahan atau bau yang tidak sedap.

 

5. Mudah lelah

Diabetes tipe 1 menyebabkan tubuh kesulitan dalam menggunakan glukosa sebagai sumber energi, sehingga penderitanya mudah merasa lelah dan lemas.

 

 

 

Ciri-ciri diabetes tipe 2

1. Polidipsia

Orang dengan diabetes tipe 2 juga dapat mengalami kehausan berlebihan dan sering merasa haus.

 

2. Poliuria

Penderita diabetes tipe 2 seringkali buang air kecil lebih sering dari biasanya, terutama di malam hari.

 

3. Penurunan berat badan atau kenaikan berat badan yang tidak wajar

Beberapa orang mengalami penurunan berat badan yang tidak dijelaskan, namun sebagian lainnya justru mengalami kenaikan berat badan karena insulin yang tidak efektif menyebabkan akumulasi lemak.

 

4. Pusing dan penglihatan kabur

Ketika kadar glukosa darah sangat tinggi, dapat menyebabkan dehidrasi dan ketidakseimbangan elektrolit, yang mengakibatkan pusing dan penglihatan kabur.

 

5. Luka sulit sembuh

Diabetes tipe 2 dapat mempengaruhi sirkulasi darah dan fungsi sistem kekebalan tubuh, sehingga luka sulit sembuh dan berisiko terkena infeksi.

 

6. Kulit kering dan gatal

Penderita diabetes tipe 2 juga dapat mengalami kulit kering dan gatal karena kelebihan glukosa yang terperangkap di kulit.

 

 

Penting untuk diingat bahwa ciri-ciri di atas tidak selalu menunjukkan keberadaan diabetes. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal mengalami gejala-gejala tersebut, segera konsultasikan dengan dokter untuk pemeriksaan dan diagnosis yang lebih akurat.

 

Perbedaan Diabetes Tipe I dan II
Perbedaan Diabetes Tipe I dan II