Inararempah.com – Membuat Rencana Bisnis meskipun sederhana, tetaplah perlu untuk dilakukan. Jika Anda baru memulai bisnis, hal ini harus dilakukan agar Anda memiliki tujuan tertentu dalam berbisnis. Menetapkan rencana bisnis dan tujuannya penting dalam menentukan arah dan perkembangan sebuah bisnis. Tanpa tujuan yang jelas, sulit untuk menentukan arah dan tujuan bisnis Anda.
Memang benar bahwa membuat perencanaan bisnis dan menetapkan tujuan masa depan bukanlah hal yang mudah. Karea untuk mencapai tujuan dalam rencana bisnis sejak awal pendirian, kerjasama yang kuat antara tim diperlukan sejak awal memulai bisnis.
Sebagian besar perusahaan pasti ingin mencapai sejumlah tujuan tertentu dalam bisnis mereka, misalnya, pendapatan tahunan. Semakin tinggi standar yang Anda tetapkan, semakin sulit untuk mencapainya. Untuk mencapai tujuan ini, Anda perlu mempersiapkan kerja keras dan rencana bisnis.Hal yang sama berlaku untuk usaha kecil agar bisnis bisa berkembang dengan positif di masa depan.
Membuat rencana bisnis sederhana dapat menjadi langkah awal yang kuat untuk mengarahkan bisnis Anda menuju kesuksesan. Terlepas dari skala usaha, rencana bisnis adalah peta jalan yang memberikan arahan dan tujuan yang jelas. Artikel ini akan membahas langkah-langkah esensial dalam membuat rencana bisnis yang sederhana namun efektif, membantu Anda membangun fondasi yang kokoh untuk perjalanan bisnis Anda.
Membuat Rencana Bisnis Sederhana
Mari kita simak ulasan Tim Inara mengenai Membuat Rencana Bisnis Sederhana yang bisa Anda terapkan saat mulai membangun bisnis nantinya.
1. Menetapkan Tujuan Bisnis
Rencana bisnis paling simple yang bisa Anda lakukan adalah menetapkan tujuan bisnis. Hal yang kelihatannya sepele ini sebenarnya sangat penting, mengingat masih banyak pengusaha kecil yang tidak memiliki tujuan bisnis yang jelas dan detail. Akibatnya, bisnis yang baru saja mereka bangun akan gagal.
Cobalah untuk merencanakan tujuan bisnis yang ingin Anda capai agar bisnis Anda membuat alur yang jelas untuk lebih berkembang di masa depan. Cukup dengan membuat tujuan bisnis yang mudah dan disesuaikan dengan situasi bisnis yang akan Anda jalankan. Menetapkan tujuan bisnis ini dapat di buat dalam tiga kategori, yaitu: tujuan bisnis jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang.
2. Memahami Struktur Rencana Bisnis yang Dipilih
Setelah Anda menetapkan tujuan bisnis jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang – maka langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah memahami struktur bisnis yang telah Anda pilih. Pastikan Anda benar-benar memahami konsep dan rencana bisnis agar Anda bisa fokus.
Tujuan dari self-focus ini adalah untuk menjelaskan bisnis Anda, mengenal pasar potensial, memahami produk yang Anda jual, dan memahami bagaimana struktur manajemen bisnis yang akan Anda jalankan. Setelah Anda memahami, Anda dapat menganalisis pasar bisnis dan lingkungan persaingan untuk meminimalkan berbagai risiko.
3. Menyusun Rencana Bisnis
Langkah selanjutnya yang harus Anda lakukan adalah membuat rencana bisnis. Tuliskan konsep rencana bisnis Anda dalam bentuk fisik sehingga Anda dapat dengan mudah mengingatnya nanti. Nah, saat menyusun rencana bisnis, ada beberapa hal yang perlu Anda sertakan di dalamnya antara lain :
a. Executive Summary
yang merupakan ringkasan atau deskripsi singkat tentang bagaimana bisnis Anda akan berjalan. Selain itu ada detail bisnis mengenai identifikasi jenis usaha yang akan dijalankan.
b. Penjelasan Struktur
Usahabagian ini menjelaskan tentang struktur bisnis yang menggambarkan pengelolaan bisnis yang Anda jalankan. Seperti apa produk dan layanan bisnis yang ditawarkan, serta bagaimana tim manajemen yang Anda pimpin akan beroperasi. Intinya hal ini adalah laporan mengenai apa saja produk yang akan Anda pasarkan, dan product knowledge.
c. Skema Pemasaran Bisnis
Bagian ini berisi rencana pola promosi untuk menarik perhatian pengunjung Anda. Bagaimana cara Anda memasarkan produk, dan membuat beragam program marketing untuk menarik pelanggan.
d. Proposal Pendanaan
Walau terkadang dilupakan karena Anda terlalu semangat, bagian mengenai pendanaan ini sangat penting dalam pondasi bisnis yang akan Anda jalankan. Misalnya, apakah Anda bisa mendanai seluruh biaya operasional bisnis Anda, adanya dana persiapan untuk beberapa bulan berjalan, ataukah mungkin Anda membutuhkan investor lain untuk membantu pendanaan bisnis..
4. Menentukan Strategi Pemasaran
Tentukan strategi pemasaran yang akan Anda gunakan untuk mempromosikan produk atau layanan Anda. Rencanakan taktik pemasaran yang cocok dengan pasar target Anda.
5. Meningkatkan Keuntungan Secara Berkala
Siapa yang tidak ingin bisnisnya menghasilkan keuntungan? Tentunya Anda ingin bisnis Anda menghasilkan keuntungan yang besar. Namun, ketika memulai bisnis baru, pastikan untuk secara realistis menargetkan keuntungan yang dicapai dengan kemampuan bisnis Anda saat ini.
Manfaatnya biasanya tidak signifikan, terutama untuk usaha kecil, karena sumber daya yang terbatas. Oleh karena itu, jangan mengincar keuntungan yang terlalu tinggi di awal bisnis Anda. Mulailah dengan mencari cara untuk meningkatkan keuntungan bisnis Anda secara perlahan.
Sebagai langkah awal agar calon pembeli mengetahui bisnis apa yang Anda lakukan, tetapkan harga jual yang tidak terlalu tinggi. Anda juga dapat menarik calon pembeli dengan menawarkan penawaran harga dan promosi yang menarik.
Jika bisnis Anda sudah dikenal, Anda bisa memikirkan cara untuk memaksimalkannya. Anda dapat meningkatkan produksi tanpa menaikkan harga, sehingga lebih banyak orang akan membeli produk Anda dan mendapatkan keuntungan dengan sendirinya.
6. Perencanaan Keuangan
Rencanakan keuangan bisnis Anda dengan membuat proyeksi pendapatan dan pengeluaran selama satu tahun ke depan. Buatlah estimasi biaya produksi, harga jual, dan perkiraan laba.
7. Lebih Produktif
Saat ini banyak pengusaha baru memulai, tetapi produktivitasnya rendah. Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya adalah fokus yang terbagi dalam banyak hal antara bisnis, keluarga, atau pekerjaan utama. Faktanya, meningkatkan produktivitas sangat penting untuk mencapai tujuan bisnis Anda.
Jika Anda merasa tidak produktif dalam menjalankan bisnis Anda, cobalah untuk lebih fokus pada bisnis. Karena jika Anda melakukan bisnis dengan setengah hati maka hasilnya akan tidak maksimal.Anda bisa menerapkan Manajemen Waktu untuk menjadi lebih produktif.
Baba lebih lanjut mengenai Manajemen Waktu disini >>> Tips Manajemen Waktu Yang Efektif
Manfaatkan semua waktu luang yang tersedia untuk kebutuhan bisnis Anda dan selesaikan semua pekerjaan. Anda juga dapat berdiskusi dengan tim Anda untuk mengetahui apa yang perlu Anda lakukan untuk mencapai tujuan bisnis.
8. Memanfaatkan Teknologi Dalam Bisnis
Saat ini sudah tidak asing lagi, bahwa memanfaatkan teknologi adalah cara termudah untuk menjalankan bisnis. Tidak sulit menggunakan teknologi bagi mereka yang baru memulai Bisnis. Ada banyak manfaat menggunakan teknologi dalam berbisnis dibandingkan dengan melakukan bisnis secara manual. Anda tidak hanya dapat menghemat biaya produksi, tetapi Anda juga dapat menghemat waktu dan tenaga.
Penggunaan teknologi dalam bisnis juga bisa memangkas biaya operasional hampir lebih dari 50%. Misalnya, Anda dapat menggunakan YouTube untuk belajar beragam kiat bisnis dan mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang cara menjalankan bisnis Anda – dibandingkan jika Anda mengikuti sebuah workshop bisnis bernilai jutaan.
Selain itu Anda juga bisa memanfaatkan teknologi untuk memaksimalkan pemasaran produk serta pelayanan kepada pelanggan via aplikasi pesan singkat.Anda juga bisa meeting dengan karyawan Anda melalui panggilan video meski Anda tidak berada di kantor. Dan Anda juga dapat menggunakan email untuk mengirim contoh proyek atau produk bisnis ke klien. Pengiriman akan lebih cepat dan efisien melalui email.
9. Tim Manajemen
Tentukan tim manajemen yang akan membantu Anda menjalankan bisnis. Jelaskan peran dan tanggung jawab masing-masing anggota tim
10. Evaluasi dan Penyesuaian
Buatlah rencana untuk mengevaluasi bisnis Anda secara berkala. Lakukan penyesuaian jika ada hal-hal yang tidak berjalan sesuai rencana.
Dalam membuat rencana bisnis sederhana, pastikan Anda menggambarkan visi, tujuan, dan sasaran bisnis Anda secara jelas dan terperinci. Gunakan bahasa yang mudah dipahami oleh siapa saja dan jangan lupa untuk mempertimbangkan faktor-faktor penting seperti pasar, keuangan, dan tim manajemen. Dengan rencana bisnis yang baik, Anda dapat memulai bisnis dengan langkah yang lebih pasti dan berhasil.
Itulah beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk Membuat Rencana Bisnis Sederhana. Jadi walaupun bisnis yang Anda jalankan tidak besar, tetapi sangat penting untuk memiliki rencana bisnis agar Anda tahu arah tujuan bisnis Anda dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
Semoga informasi ini bermanfaat dan salam sehat.





Leave a Reply